çamaşır kurutma askısı

Ahli Gizi Beberkan Kebutuhan Minum Susu Sesuai Usia

493229_620

Susu adalah asupan makanan penting pertama yang dikonsumsi manusia sejak lahir ke dunia. Susu diperlukan manusia sepanjang hidupnya. Bukan hanya saat bayi dan balita.

Ahli gizi, dosen di Jurusan Gizi – Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II sekaligus anggota Bidang Penelitian dan Pengembangan Gizi Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Dr. Marudut, MPS. menjelaskan bahwa kebutuhan gizi setiap individu berbeda di setiap tahap perkembangannya.

Peraturan Menteri Kesehatan No. 75 Tahun 2013 menginformasikan kebutuhan gizi seseorang berdasarkan tahapan usia dan jenis kelamin. Pemenuhan gizi di setiap tahap tersebut sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan manusia.

Marudut memaparkan, sebagai contoh: pemenuhan protein penting untuk pertumbuhan dan perkembangan, namun yang lebih penting lagi adalah untuk memelihara sistem imun tubuh secara keseluruhan.

Dengan sistem imun yang baik, lanjut Marudut, seseorang dapat tumbuh dan berkembang di setiap tahapan dengan optimal. Hal yang unik, katanya, adalah susu dapat membantu memasok kebutuhan zat gizi tertentu di setiap tahap kehidupan tersebut.

Marudut menjelaskan, susu merupakan pangan yang kaya zat gizi yang dibutuhkan untuk melengkapi zat gizi yang diperoleh dari makanan. Berbagai zat gizi yang terdapat dalam segelas susu dapat memberi manfaat bagi manusia di setiap tahap kehidupannya. Pada periode 1000 hari pertama kehidupan, tahap tumbuh-kembang yang sangat penting dalam menentukan sumber daya manusia di masa yang akan datang adalah pembentukan jaringan otak.

Dia memaparkan lebih lanjut, jaringan otak terdiri dari 50 persen-60 persen lemak dan bagian terbesar lainnya protein serta berbagai vitamin dan mineral dalam jumlah lebih sedikit. Berat otak manusia pada tahun pertama kehidupan adalah 70 persen dari berat otak orang dewasa. Pada periode ini diperlukan zat-zat gizi yang cukup untuk membentuk jaringan otak yang sempurna.

Selain itu, protein yang berkualitas baik diperlukan untuk membentuk protein otak. Susu dapat membantu memasok kebutuhan protein dan lemak yang dibutuhkan tubuh sehingga kebutuhan zat gizi tersebut untuk otak dapat terpenuhi. Pada masa kanak-kanak, susu dapat memasok energi untuk aktifitas sehari-hari serta protein dan kalsium untuk pertumbuhan yang optimal.

Pada masa remaja, susu dapat membantu memenuhi kebutuhan protein dan kalsium untuk perkembangan jaringan tubuh. Marudut mencontohkan, asupan protein dan kalsium yang cukup dapat mendukung perkembangan sistem reproduksi yang baik dan meningkatkan mineral kalsium pada tulang. Konsumsi susu yang rutin di masa ini juga dapat berperan sebagai investasi kalsium untuk jaringan tulang yang sehat pada usia lanjut serta dapat mencegah osteoporosis.

Pada tahap dewasa, susu dapat membantu menyediakan zat gizi yang berkualitas baik yang diperlukan untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Bila seseorang memiliki kesehatan yang baik, resiko untuk terkena penyakit degeneratif juga menurun.

Susu juga dapat menjadi alternatif pemenuhan gizi bagi kaum lansia. Terutama untuk lansia yang sudah sulit mengunyah makanan.

Dikutip dari :

https://gaya.tempo.co/read/882623/ahli-gizi-beberkan-kebutuhan-minum-susu-sesuai-usia