logolu peçete
çamaşır kurutma askısı

Dinas Ketahanan Pangan Bogor Ubah Singkong Jadi Makanan Kekinian

268406_02444722032018_Kasibo268406_02444722032018_Kasibo

RMOL. Puluhan peserta workshop pelaksana kegiatan Pengembangan Pangan Pokok Lokal (P3L) dari berbagai kabupaten di Indonesia terpukau melihat hasil olahan umbi yang dikelola oleh Komunitas Singkong Bogoe (Kasibo).

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Kota Bogor Muhamad Gozali yang juga menjabat sebagai Ketua Kasibo mengatakan pihaknya berhasil mengolah 100 lebih makanan tradisional dari bahan dasar singkong.

“Yang paling terkenal itu adalah casava chicken nugget. Semua bahan dasarnya singkong. Kami olah dan sekarang sudah dipasok ke beberapa hotel besar di Kota Bogor,” ujar Gozali saat ditemui di workshopnya di Kampung Ciranjang, Desa Pamoyan, Kecamatan Bogor, Rabu (21/3).

Tak sekedar casava chicken nugget, bersama dengan beberapa warga setempat Ia telah berhasil menciptakan berbagai varian makanan lokal dari singkong. Diantaranya lumpia singkong, lemper singkong, bola salju singkong, combro yang saat ini sudah dipasok ke sejumlah hotel ternama di Bogor, keripik singkong, getuk singkong, keripik daun singkong dan lain sebagainya.

Kata Gozali, kreasi bahan dasar singkong ini dilakukan sejak dua tahun lalu. Tujuannya agar masyarakat mengenal program diversifikasi pangan yang tengah digalang pemerintah. 

“Selain itu memberi pengetahuan ke masyarakat bahwa program ini memberi tambahan penghasilan,” ungkapnya.

Sayangnya, warga Kampung Ciranjang dinilai kurang tertarik dengan bisnis ini. Selaku putra daerah Gozali mengaku sangat menyayangkan sikap warga yang menurutnya kurang memiliki mental bisnis yang memadai. Sebagai contoh Gozali sebutkan bila warga yang sempat bergabung dengan Kasibo enggan menjajakan barang hasil kreasi singkong ke konsumen yang majemuk.

“Jadi kebanyakan warga enggan mencari pembeli baru . Kalau bisnis kan tidak bisa seperti itu,” katanya.

Meski demikian, Gozali mengaku akan terus mengembangkan berbagai macam makanan tradisional dari singkong. Tujuannya agar masyarakat memahami bahwa makanan pokok bergizi tidak hanya bersumber dari nasi saja. 

Untuk diketahui, workshop ini tidak sekedar dihadiri oleh pejabat tingkat Provins dan Kabupaten, para pelaku UMKM dari 13 Kabupaten juga hadir di lokasi. Tujuannya adalah mempelajari kisah sukses Kasibo membawa singkong jadi makanan pokok warga menengah keatas. [nes]

http://nusantara.rmol.co/read/2018/03/22/331821/Dinas-Ketahanan-Pangan-Bogor-Ubah-Singkong-Jadi-Makanan-Kekinian-