çamaşır kurutma askısı

LAPM

Fasilitasi Lembaga Akses Pangan Masyarakat, merupakan upayabersama  dari berbagai komponen masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya peningkatan akses pangan masyarakat untuk mendekatkan, memobilisasi, memanfaatkan dan mengelola potensi dan aset setempat (meliputi : sumberdaya alam, sumberdaya manusia, sumberdaya finansial, sumberdaya fisik/teknologi serta sumberdaya sosial) dan efisiensi distribusi pasokan dari luar untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga dan masyarakat.

Fasilitasi LAPM di Provinsi Jawa Barat tahun 2014 merupakan inisiasi program dalam rangka peningkatan akses pangan masyarakat perdesaan yang dilakukan dengan memperhatikan upaya-upaya diantaranya:

1) Penguatan Kelembagaan untuk memupuk dan mengembangkan modal sosial masyarakat serta membangun jejaring antar kelompok masyarakat;

2) Pemanfaatan dan Pengembangan Potensi Lokal untuk memanfaatkan kekayaan dan kelimpahan potensi sumberdaya alam yang ada di sekitarnya termasuk diversifikasi produk maupun penetrasi pasar domestik dan peningkatan nilai tambah;

3) Pemupukan Modal, yaitu gerakan untuk memobilisasi sumberdaya finansial masyarakat yang ada di wilayah lokal serta membangun jejaring antara kelompok-kelompok masyarakat miskin dengan kelembagaan masyarakat baik sosial, keagamaan dan lembaga-lembaga lainnya termasuk menjaga keberlanjutan usaha yang telah dikembangkan sebelumnya.

Ketiganya dapat dilaksanakan secara parsial sesuai dengan kebutuhan, tetapi upaya penguatan kelembagaan masyarakat, merupakan kegiatan yang sangat fundamental yang harus dilalui pada tahap awal fasilitasi kelembagaan akses pangan masyarakat diantaranya melakukan inisiasi berupa : penyediaan tempat untuk keperluan gudang/cadangan pangan,  pengadaan cadangan pangan dan pengembangan unit usaha akses pangan di tingkat Gapoktan termasuk kelompok klaster di tingkat Perkampungan.

 

Data LAPM Jawa Barat

DATA LAPM