çamaşır kurutma askısı

Mendukung Komitmen Jawa Barat sebagai Provinsi Bebas Rawan Pangan

Dalam mewujudkan Visi ”Tercapainya Masyarakat Jawa Barat yang Mandiri Dinamis dan Sejahtera,  Badan Ketahanan Pangan mempunyai peran strategis, terutama dalam mengemban misi ke dua yaitu Meningkatkan pembangunan ekonomi regional berbasis potensi lokal yang bertujuan Meningkatkan daya beli dan ketahanan pangan masyarakat melalui pengembangan aktivitas ekonomi berbasis potensi lokal dengan salah satu sasarannya adalah Terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat.

Sasaran tersebut dapat dicapai apabila pangan tersedia dalam jumlah cukup dari waktu ke waktu, mudah diperoleh dan harganya terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Salah satu Indikator terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat tersebut bisa dilihat dari tingkat Kerawanan Pangan.

Kerawanan pangan adalah suatu kondisi ketidak cukupan pangan yang dialami daerah, masyarakat, atau rumah tangga, pada waktu tertentu untuk memenuhi standar kebutuhan fisiologis bagi pertumbuhan dan kesehatan masyarakat.

Hasil Pemetaan Kerawanan Pangan di Jawa Barat menunjukkan bahwa sekitar 20%  Kecamatan di Jawa Barat di kategorikan cukup rawan sampai dengan sangat rawan. Oleh karena itu fokus Pembangunan Ketahanan pangan di Jawa Barat lebih dititik beratkan pada upaya penanganan Kerawanan Pangan.

Sebagai komitmen Pemerintah dalam menangani masalah tersebut, maka penanganan masalah kerawanan pangan dijadikan salah satu tematik dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat, khususnya dalam Common Goals Kemandirian pangan yang salah satu outputnya adalah Jawa Barat Bebas Rawan Pangan.

Komitmen tersebut merupakan tantangan Badan Ketahanan Pangan Daerah (BKPD) Propinsi Jawa Barat yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 22 tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Badan Perencanaan Daerah, Lembaga Teknis Daerah dan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Barat.

Menjadi pertanyaan kita semua, mampukah Pemerintah melalui BKPD yang baru  berumur tiga tahun dapat mewujudkan Jawa Barat sebagai Provinsi Bebas Rawan Pangan ? Jika dikaitkan dengan Visi Jawa Barat  Tahun 2008 – 2013, maka jawaban pertanyaan di atas, bukan lagi sekedar bisa atau tidak tetapi sudah menjadi keharusan, karena salah satu indikator tercapainya masyarakat  Jawa Barat yang sejahtera adalah semua masyarakat harus dapat memenuhi kebutuhan paling mendasar yaitu pangan yang cukup.