çamaşır kurutma askısı

Penjelasan Badan POM Terkait Pemberitaan Uji Beras yang Diduga Mengandung Bahan Kimia Menggunakan Povidone-Iodine

Sehubungan beredarnya pemberitaan melalui broadcast WhatsApp terkait pengujian beras yang diduga mengandung bahan kimia menggunakan Povidone-Iodine, Badan POM memandang perlu menyampaikan penjelasan sebagai berikut:

  • Beras memiliki kandungan utama berupa amilum (biasa disebut pati) yaitu senyawa karbohidrat kompleks     (polisakarida) yang dihasilkan oleh tumbuhan dengan sifat tidak larut dalam air, berwujud bubuk putih, dan tidak berbau.
  • Salah satu cara untuk mendeteksi adanya kandungan pati adalah dengan melakukan uji menggunakan larutan Iodin seperti yang terkandung di dalam Povidone-Iodine. Prinsip dari pengujian ini adalah jika sampel pangan yang mengandung pati ditambahkan dengan larutan Iodin, maka akan terjadi reaksi antara polisakarida (pati) dengan Iodin membentuk rantai poliiodida yang menghasilkan warna biru hingga kehitaman.
  • Semakin pekat warna biru-hitam yang timbul menunjukkan semakin panjangnya rantai polisakarida atau semakin banyaknya pati yang terkandung dalam pangan tersebut. Sementara jika uji ini dilakukan terhadap pangan yang mengandung senyawa karbohidrat berantai pendek, maka tidak akan menghasilkan perubahan warna.
  • Berdasarkan prinsip di atas, maka pengujian beras menggunakan Povidone-Iodine yang menghasilkan warna biru-hitam tidak dapat dijadikan indikator adanya kandungan bahan kimia berbahaya seperti pengawet atau pemutih. Reaksi warna serupa juga akan terjadi jika uji dilakukan pada jenis pangan lain yang memiliki kandungan pati antara lain kentang, gandum, jagung, singkong, sagu, dan lain-lain.

http://www.pom.go.id/new/view/more/klarifikasi/53/PENJELASAN-BADAN-POM-TERKAIT-PEMBERITAAN-UJI-BERAS-YANG-DIDUGA-MENGANDUNG-BAHAN-KIMIA-MENGGUNAKAN-POVIDONE-IODINE.html