çamaşır kurutma askısı

SURVEILAN KE PETANI BERSERTIFIKAT PRIMA

WhatsApp Image 2018-05-18 at 10.27.59

Jum’at 18 Mei 2018 Tim dari Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan/OKKP-D, melakukan surveilan terhadap pelaku usaha/petani yang telah mendapatkan sertifikat Prima 3 di Kabupaten Subang.

Surveilan yang wajib dilakukan minimal 1 (satu) kali dalam setahun kepada para petani/pelaku usaha yang telah mendapatkan sertifikat, dimaksudkan untuk melihat konsistensi dari para petani dalam menerapkan Cara Bercocok Tanam yang Baik (GAP), dalam melakukan proses produksi di lahan/kebun yang mereka laksanakan. Apabila terdapat ketidaksesuaian dalam pelaksanaan GAP/tidak keonsisten atau pelanggaran lain, maka pelaku usaha/petani akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Surveilan dilakukan terhadap petani nenas di Kabupaten Subang yang telah mendapatkan Sertifikat Prima 3 Tahun 2016 dengan rincian sebagai berikut :

  1. Ita Ruhita (Gapoktan Sri Rahayu) petani nenas yang beralamat di Kp. Bunihayu Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, dengan Sertifikat Prima 3 No. Reg. : 32/13-3-III.I.044-100-12-2016 dan masa berlaku 26 December 2019.
  2. Oyo Suhaya (Gapoktan Sri Rahayu) petani nenas yang beralamat di Kp. Bunihayu Kecamatan Jalan Cagak      Kabupaten Subang dengan Sertifikat Prima 3 No. Reg. : 32/13-3-III.I.044-101-12-2016 dan masa berlaku 26 December 2019.
  3. Ujang Suhendar (Gapoktan Sri Rahayu) petani nenas yang beralamat di Kp. Bunihayu Kecamatan Jalan Cagak     Kabupaten Subang dengan Sertifikat Prima 3 No. Reg. : 32/13-3-III.I.044-102-12-2016 dan masa berlaku hingga 26 September 2019.

Pada hari yang sama Tim dari Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan/OKKP-D juga melakukan Surveilan terhadap Petani Stroberi di Kabupaten Garut.

WhatsApp Image 2018-05-18 at 13.25.20