
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) terus memperkuat komitmen dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat yang berada di wilayah rentan rawan pangan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan Penanganan Daerah Rentan Rawan Pangan kepada masyarakat di Desa Ganjarresik dan Desa Cimekal, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang.
Kegiatan penyaluran dilaksanakan oleh DKPP Provinsi Jawa Barat melalui Bidang Ketersediaan dan Distribusi dengan menyasar sebanyak 270 kepala keluarga (KK) yang tersebar di dua desa. Masing-masing desa, yakni Desa Ganjarresik dan Desa Cimekal, mendapatkan alokasi bantuan bagi 135 KK.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan melalui Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya DKPP Provinsi Jawa Barat, Nenny Fasyaini, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat di wilayah rentan tetap memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi.
Adapun bantuan pangan yang disalurkan terdiri atas 1.350 kilogram beras, 270 kilogram telur, dan 270 liter minyak goreng. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok masyarakat sekaligus meringankan pengeluaran rumah tangga, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan dukungan dalam pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.
Program Penanganan Daerah Rentan Rawan Pangan tidak hanya dimaknai sebagai bentuk pemberian bantuan secara langsung, tetapi juga merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan masyarakat. Melalui intervensi pangan yang tepat sasaran, pemerintah berupaya menjaga agar masyarakat di wilayah yang memiliki kerentanan pangan tetap dapat memenuhi kebutuhan konsumsi pangan secara layak.
Ketersediaan pangan yang cukup dan terjangkau merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. Karena itu, penanganan wilayah rentan rawan pangan membutuhkan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, serta berbagai unsur terkait.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan penyaluran bantuan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, Kepala Desa Ganjarresik beserta jajaran, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses penyaluran berjalan dengan baik dan bantuan dapat diterima oleh masyarakat sasaran.
DKPP Provinsi Jawa Barat akan terus mendorong berbagai langkah strategis untuk meningkatkan ketersediaan dan akses pangan masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerentanan pangan. Intervensi melalui bantuan pangan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk membangun ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, penanganan daerah rentan rawan pangan diharapkan dapat dilakukan secara lebih terpadu, sehingga akses masyarakat terhadap pangan semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat dapat terus meningkat.
DKPP Jabar — Bersama Wujudkan Pangan Cukup, Aman, Bergizi, dan Terjangkau untuk Masyarakat Jawa Barat.
Penulis: DKPP Jabar



