
Sebagai kelanjutan dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar bersama Badan Pangan Nasional melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) harga daging sapi di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan dipimpin langsung Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan I Gusti Ketut Astawa dan didampingi Kepala DKPP Provinsi Jawa Barat Linda Alamin. Turut hadir perwakilan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, DKPP Kota Bandung, Asosiasi Peternak dan Pedagang Daging Sapi Segar Nusantara, serta Satgas Pangan Polri dan Satgas Pangan Polda Jawa Barat.
Sidak dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan serta memantau pergerakan harga daging sapi di tingkat pedagang eceran. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan dan dialog dengan para pedagang, harga daging sapi segar tercatat sebesar Rp140.000/kg, sesuai dengan Harga Acuan Pemerintah (HAP). Adapun daging sapi dengan spesifikasi khusus tanpa lemak dijual sekitar Rp160.000/kg, menyesuaikan kualitas dan permintaan konsumen.
Secara umum, ketersediaan daging sapi terpantau aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri. Aktivitas perdagangan berjalan normal dan tidak ditemukan indikasi penahanan stok maupun lonjakan harga yang tidak wajar.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi pangan strategis, serta mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam berbelanja. Upaya pengawasan dan sinergi lintas sektor akan terus diperkuat demi mewujudkan ketahanan pangan menuju Jabar Istimewa.
Penulis: DKPP Jabar



