Hero section image background

DKPP Provinsi Jawa Barat Dorong Peningkatan Kapasitas Peternak Melalui Bimbingan Teknis Pengembangan Ternak Domba Di Purwakarta

Rabu, 3 Juni 2026

Peternakan

55

Postingan ini dilihat

0

Postingan ini dibagikan

Poster post DKPP Provinsi Jawa Barat Dorong Peningkatan Kapasitas Peternak Melalui Bimbingan Teknis Pengembangan Ternak Domba Di Purwakarta

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Linda Al Amin, didampingi Kepala Bidang Produksi Peternakan, membuka sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Ternak Domba yang diselenggarakan di Kelompok Ternak Tunas Mandiri, Desa Sawit, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Rabu (21/05/2026).

Kegiatan bimbingan teknis tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui DKPP Provinsi Jawa Barat dalam mendukung pengembangan subsektor peternakan, khususnya komoditas ternak domba, yang memiliki potensi besar sebagai salah satu penopang ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat peternak.

Pengembangan ternak domba menjadi salah satu sektor strategis yang terus didorong karena memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi serta berkontribusi terhadap penyediaan pangan asal hewan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan usaha peternakan berbasis wilayah.

Dalam arahannya, Kepala DKPP Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengembangan sektor peternakan. Menurutnya, peternak perlu terus didorong untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, khususnya dalam penerapan budidaya ternak yang baik, efisien, dan berorientasi pada peningkatan produktivitas.

“Penguatan kapasitas peternak melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan menjadi kunci dalam menciptakan usaha peternakan yang berdaya saing dan berkelanjutan. Dengan penerapan manajemen budidaya yang baik, diharapkan produktivitas ternak dapat meningkat sehingga memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan peternak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pengembangan ternak domba tidak hanya berfokus pada peningkatan populasi ternak, tetapi juga perlu diimbangi dengan penguatan aspek manajemen pemeliharaan, kesehatan hewan, kualitas pakan, reproduksi, hingga pengelolaan usaha peternakan agar mampu memberikan hasil yang optimal.

Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, para peternak mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan usaha ternak domba yang baik dan berkelanjutan, mulai dari tata laksana pemeliharaan, strategi peningkatan produktivitas ternak, pengelolaan pakan, hingga upaya menjaga kesehatan hewan guna mendukung keberhasilan usaha peternakan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta, Ketua Kelompok Ternak Tunas Mandiri, serta para anggota kelompok ternak yang menjadi peserta dalam kegiatan bimbingan teknis.

Kehadiran pemerintah daerah bersama para pelaku usaha peternakan diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam membangun sektor peternakan yang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan. Kolaborasi antar pemangku kepentingan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan subsektor peternakan di Jawa Barat.

Selain sebagai sarana peningkatan kapasitas peternak, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendorong pengembangan peternakan yang adaptif terhadap tantangan sektor pertanian dan pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis Pengembangan Ternak Domba ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap pengembangan peternakan domba dapat terus tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan produktivitas usaha peternakan rakyat, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Dengan meningkatnya kapasitas peternak dan penerapan budidaya yang baik, sektor peternakan di Jawa Barat diharapkan semakin mampu berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan para peternak di berbagai wilayah Jawa Barat.

Penulis: DKPP Jabar