
Ketahanan pangan adalah landasan utama bagi kesejahteraan masyarakat. Di Jawa Barat, konsep ini tidak hanya dipahami sebagai ketersediaan makanan semata, tetapi juga sebagai sebuah sinergi yang melibatkan berbagai pihak untuk memastikan setiap individu memiliki akses terhadap makanan yang aman, bergizi, dan berkelanjutan.
Menurut Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, ketahanan pangan adalah kondisi di mana semua orang, kapan pun, memiliki akses fisik, sosial, dan ekonomi yang cukup terhadap makanan yang aman dan bergizi untuk menjalani kehidupan yang sehat dan produktif.
Memperkuat ketahanan pangan sangat penting untuk berbagai alasan. Hal ini tidak hanya mencegah gizi buruk, stunting, dan penyakit akibat kekurangan gizi , tetapi juga mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan pemanfaatan pangan lokal. Ketika pangan terjamin, masyarakat menjadi lebih sehat dan produktif, dan stabilitas sosial serta ekonomi pun menguat.
Inisiatif Strategis DKPP Jawa Barat
DKPP Jawa Barat khususnya Bidang konsumsi dan pengembangan sumber daya telah merancang berbagai program di tahun 2025 yang berfokus pada peningkatan ketahanan pangan. Salah satu inisiatif utamanya adalah kegiatan "Penyediaan Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal", yang mencakup:
- ASRI (Anggota Keluarga Sehat Pekarangan Lestari, Program ini memberdayakan keluarga di daerah rawan stunting dengan menyediakan benih, bibit sayuran, buah-buahan, dan toga, serta paket ayam petelur lengkap dengan pakan dan kandang. Tujuannya adalah untuk meningkatkan ketersediaan dan pemanfaatan pangan di tingkat rumah tangga.
- Sosialisasi Protein Hewani, Kegiatan ini mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konsumsi protein hewani, terutama telur, dan membagikannya kepada masyarakat umum, khususnya anak-anak.
- Workshop Olahan Pangan Lokal, Menargetkan ibu-ibu PKK, workshop ini memberikan pelatihan langsung tentang cara mengolah pangan lokal sebagai alternatif nasi atau terigu. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan dalam menyajikan menu makanan yang beragam, bergizi seimbang, aman, dan halal.
Selain itu, DKPP juga berfokus pada promosi konsumsi pangan melalui sub kegiatan "Promosi Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal". Kegiatan andalannya yaitu:
"Pangan Lokal Goes to School", di mana 450 paket pangan lokal dibagikan kepada anak-anak sekolah dasar di Kota Bandung, dan edukasi diberikan melalui dongeng untuk menumbuhkan minat mereka terhadap pangan lokal sejak dini.
Melalui berbagai program ini, Jawa Barat menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan memperkuat ketahanan keluarga. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat membangun masa depan yang lebih sehat bagi generasi mendatang.
Penulis: Humas DKPP Jabar



