
Capaian kinerja Skor Pola Pangan Harapan Tingkat Ketersediaan Tahun 2023 sebesar 100,01% dari target 95,36 poin dan terealisasi 95,37 poin. Pada aspek realisasi, Skor Pola Pangan Harapan Tingkat Ketersediaan meingkat sebesar 0,46% dari tahun 2023 sebesar 94,91 poin dan pada tahun 2024 sebesar 95,37 poin. Sedangkan pada segi pencapaian kinerja menurun 0,40% dari tahun sebelumnya yaitu tahun 2023 sebesar 100,41% dan tahun 2024 menjadi 100,01%.
Pada perencanaan lima tahunan, kinerja Skor Pola Pangan Harapan Tingkat Ketersediaan pada tahun 2024 ini sudah melampaui target akhir Renstra sebesar 100,01% dari target akhir Renstra sebesar 96,31 poin dan terealisasi sebesar 95,37 poin. Pada skala Nasional tidak dapat dibandingkan.
Capaian Skor Pola Pangan Harapan (tingkat ketersediaan) terlihat dari ketersediaan bahan makanan dalam bentuk zat gizi per kapita pada tahun 2024 yaitu energi sebesar 2.892 Kkal/kap/hari, protein 93,38 gram/kap/hari yang terdiri dari 61,8 gram/kap/hari protein nabati (65,31%) dan 29,23 gram/kap/hari protein hewani (34,69%) serta lemak 49,66 gram/kap/hari yang terdiri dari 35,80 gram/kap/hari lemak nabati (72,09%) dan 13,86 gram/kap/hari lemak hewani (27,91%). Tahun 2022 yaitu energi sebesar 2.587 Kkal/kap/hari, protein 83.71 gram/kap/hari yang terdiri dari 54.12 gram/kap/hari protein nabati (64.65%) dan 29.59 gram/kap/hari protein hewani (35.35%) serta lemak 57.54 gram/kap/hari yang terdiri dari 42.40 gram/kap/hari lemak nabati (73.69%) dan 15.14 gram/kap/hari lemak hewani (26.31%).
Faktor Keberhasilan yang mendukung pencapaian Skor PPH Tingkat Ketersediaan di Provinsi Jawa Barat yaitu faktor Meningkatnya cadangan pangan pemerintah daerah dengan Meningkatkan Stok Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Provinsi. Hal ini terlihat dari capaian Persentase Stok CPPD Provinsi 100 %. Upaya untuk meningkatkan Skor PPH Tingkat Ketersediaan melalui Tersedianya Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Provinsi sebanyak 737.962 ton.
Penulis: DKPP Jabar



